Hari Jadi Subulussalam, Momentum Memperkuat Pengawasan Pemilu dan Demokrasi
|
SUBULUSSALAM — Bagi Bawaslu Kota Subulussalam peringatan Hari Jadi ke-64 Subulussalam bukan sekadar momentum mengenang perjalanan panjang daerah, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun demokrasi yang berkualitas, berintegritas, dan berkeadilan.
Di tengah dinamika pembangunan daerah dan kehidupan sosial masyarakat yang terus berkembang, penguatan pengawasan pemilu menjadi salah satu bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi di Kota Subulussalam.
Momentum hari jadi Subulussalam ke-64 dapat menjadi pengingat bahwa kemajuan sebuah daerah tidak hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga dari seberapa kuat masyarakat menjaga nilai-nilai demokrasi.
Pengawasan pemilu terus diperkuat melalui kolaborasi antara pengawas pemilu, pemerintah daerah, penyelenggara pemilu, peserta pemilu, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan, media, serta seluruh lapisan masyarakat.
Demokrasi bukan hanya milik penyelenggara pemilu. Demokrasi adalah milik seluruh warga negara.
Karena itu, partisipasi masyarakat dalam pengawasan menjadi sangat penting. Masyarakat dapat mengambil peran dengan meningkatkan kesadaran terhadap potensi politik uang, penyebaran informasi bohong, politisasi identitas, netralitas aparatur, hingga berbagai bentuk pelanggaran lainnya yang dapat mencederai proses demokrasi.
Peringatan HUT ke-64 Subulussalam juga menjadi kesempatan untuk menumbuhkan kembali semangat “kota yang maju dengan masyarakat yang sadar politik dan demokrasi.” Kesadaran tersebut bukan berarti masyarakat harus terlibat dalam politik praktis, melainkan memahami hak dan kewajibannya sebagai pemilih serta berani ikut mengawasi proses demokrasi.
Semangat hari jadi ke-64 Subulussalam hendaknya menjadi energi baru untuk membangun budaya pengawasan yang partisipatif. Pengawasan tidak harus selalu hadir dalam bentuk tindakan besar. Kepedulian sederhana seperti tidak menerima politik uang, tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab, dan melaporkan dugaan pelanggaran melalui saluran yang tersedia merupakan bagian nyata dari menjaga demokrasi.
Peringatan HUT ke-64 Subulussalam tidak berhenti pada seremoni dan perayaan semata. Momentum ini dapat menjadi titik tolak untuk memperkuat kesadaran bahwa masa depan Kota Subulussalam juga ditentukan oleh kualitas demokrasinya.
Di usia ke-64, Subulussalam diharapkan tidak hanya semakin maju dalam pembangunan, tetapi juga semakin matang dalam berdemokrasi. Sebab, menjaga kualitas pemilu pada akhirnya bukan hanya tentang memastikan suara rakyat dihitung, tetapi juga memastikan setiap suara lahir dari proses demokrasi yang bebas, jujur, adil, dan bermartabat.
Selamat Hari Jadi ke-64 Kota Subulussalam. Mari rawat persatuan, kuatkan pengawasan, dan bersama-sama wujudkan demokrasi yang berintegritas untuk masa depan Subulussalam yang lebih baik.
Penulis/Editor : Arisandi.